Tiap kita punya waktu untuk sendiri. Entah di siang panas yang terik atau di malam syahdu yang sunyi. Terkadang sendiri muncul walaupun di tengah keramaian. Meski lebih tentu, ia kerap hadir saat aku dan kamu tak bertemu. Senyapilah kesendirian itu, dan rasakan, ternyata tak pernah benar-benar ada yang kita sebut sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s